IMG-20260702-WA0130

Hari Bebas Kantong Plastik Sedunia: Langkah Kecil Menyelamatkan Bumi

Plastik tanpa disadari telah menjadi bagian penting dalam kehidupan sehari-hari. Namun, sampah plastik merupakan salah satu penyumbang terbesar pencemaran lingkungan. Berdasarkan data tahun 2024, komposisi sampah plastik di Indonesia mencapai 19,73% dari total sampah nasional. Tingginya persentase timbulan sampah plastik dari tahun 2020 hingga 2024 menunjukkan bahwa penggunaan plastik masih sangat besar, sementara upaya pengurangan dan pengelolaan belum optimal.

Jika tidak ada langkah nyata untuk menguranginya, tumpukan plastik akan terus meningkat dan menjadi beban bagi bumi.

Kantong plastik yang tidak terpakai dapat menimbulkan dampak negatif bagi manusia maupun hewan. Menurut Detik News, kantong plastik termasuk penyumbang sampah terbesar. Kantong plastik sekali pakai biasanya hanya digunakan dalam waktu singkat, tetapi membutuhkan ratusan tahun untuk dapat terurai secara alami. Sebagian besar kantong plastik akhirnya mencemari laut dan membahayakan ekosistem serta satwa laut, seperti ikan, burung, dan mamalia laut. Selain itu, proses produksi kantong plastik juga menggunakan sumber daya minyak bumi yang tidak dapat diperbarui.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan, setiap tanggal 3 Juli diperingati sebagai Hari Bebas Kantong Plastik Sedunia atau _Plastic Bag Free Day_. Peringatan ini bertujuan untuk mengampanyekan pengurangan penggunaan plastik sekali pakai di seluruh dunia sebagai bagian dari gerakan menuju kehidupan yang bebas dari plastik.

Oleh karena itu, melalui peringatan ini kita diharapkan dapat lebih bijak dalam menggunakan kantong plastik. Langkah sederhana yang dapat dilakukan adalah membawa tas belanja sendiri dan beralih ke alternatif yang lebih ramah lingkungan, demi menjaga kelestarian bumi.

Penulis : Tika Nur Mala (XI-A)

Editor : Mohammad Nofian Subandi

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *